Artikel
Semarak Bersih Desa Dukuhrejo Tahun 2026
DUKUHREJO – Pemerintah Desa bersama seluruh masyarakat Desa Dukuhrejo menggelar rangkaian acara peringatan Bersih Desa yang ke-45 tahun 2026. Mengusung tema luhur "Reresik desa, nyenyuwun berkahing gusti kanggo keslametan lan keraharjaan" (Membersihkan desa, memohon berkah Tuhan untuk keselamatan dan kesejahteraan), momentum tahunan ini berlangsung meriah, khidmat, dan penuh rasa kebersamaan. Rangkaian kegiatan yang memadukan unsur keagamaan, budaya, kesehatan, dan hiburan rakyat ini sukses digelar selama dua hari dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Rangkaian Kegiatan Bersih Desa
1. Lantunan Do'a di Pengajian Akbar
Rangkaian acara diawali dengan nuansa spiritual yang kental melalui Pengajian Akbar yang digelar pada hari Minggu malam, 28 Juni 2026, mulai pukul 20.00 WITA. Bertempat di Gedung Tri Tunggal, warga dan beberapa tokoh masyarakat yang hadir tampak khusyuk memadati area luar dan dalam gedung. Kegiatan ini menjadi sarana bersyukur dan nyenyuwun (memohon) doa bersama demi keselamatan, kedamaian, dan keberkahan seluruh warga Desa Dukuhrejo ke depan.
2. Kirab Gunungan dan Tasyakuran Bersih Desa
Keesokan harinya, Senin pagi tanggal 29 Juni 2026, suasana desa mendadak meriah dengan pelaksanaan Kirab Gunungan. Warga mengarak gunungan hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas melimpahnya rezeki dan pertanian di Desa Dukuhrejo. Proses kirab dipenuhi oleh antusiasme warga yang menyaksikan dari pinggir jalan. Rangkaian ini kemudian dilanjutkan dengan acara Tasyakuran Bersih Desa, di mana warga makan bersama (kembul bujana) sebagai wujud kerukunan yang erat.
3. Aksi Sehat Lewat Kegiatan GERMAS
Tak hanya merawat batin dan tradisi, kesehatan fisik warga juga menjadi perhatian. Siang harinya, acara dilanjutkan dengan kegiatan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang diisi dengan agenda senam bersama. Dipandu oleh instruktur yang energik, warga dari berbagai usia tampak bersemangat mengikuti gerakan senam demi menjaga kebugaran tubuh.
4. Hiburan Kesenian Jaranan "SETYA BUDAYA"
Sebagai pamungkas sekaligus penutup seluruh rangkaian bersih desa, masyarakat disuguhkan hiburan rakyat berupa Kesenian Jaranan yang dibawakan oleh grup lokal ternama, SETYA BUDAYA. Pertunjukan seni tradisional ini dimulai dari sore hari dan mencapai puncaknya pada malam hari.
"Sesuai dengan tema tahun ini, reresik desa tidak hanya bermakna membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga membersihkan hati dan pikiran kita. Kita bersinergi, bergotong-royong, dan bersama-sama memohon kepada Gusti Allah SWT agar Desa Dukuhrejo selalu diberi keslametan (keselamatan) dan keraharjaan (kesejahteraan)," ujarnya di sela-sela acara.
Dengan suksesnya perhelatan Bersih Desa ke-45 ini, diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong warga Desa Dukuhrejo tetap terjaga, serta membawa keberkahan yang melimpah untuk tahun-tahun yang akan datang.

